Teman kami tidak bisa makan di math’am. Makanya cuma mi instan. Atau roti murah satu riyalan. Baru berani makan di math’am kalau banyak orang. Mengapa demikian? Karena mereka tidak punya kartu untuk makan. Nomor mahasiswa harus ada di kartu untuk makan. Mengapa mereka tidak punya kartu makan? Karena mereka tidak terdaftar. Tidak terdaftar sebagai mahasiswa. Math’am hanya untuk mahasiswa. Sehingga yang bukan mahasiswa tidak boleh makan. Mengapa mereka tidak terdaftar? Karena program studinya belum buka. Baru buka tahun depan. Kalau memang belum buka, mengapa mereka datang? Karena mereka diminta datang. Visa mereka hanya berlaku satu bulan. Mengapa program studi belum dibuka kok menerima mahasiswa? Lagian belum jelas kok ya datang?
Sudah mas jangan tanya lagi. Belum pernah makan sandal to sampeyan?


Mahasiswa KSU Indonesia sing ora isa mangan di Math'am said
Lucu Bianget sing Cerita iKi!!!
) sapa ya sing cerita? hayo ngaku! rung tau mangan sandal ya?! wong ngelih kok digodha? mbok mending nggawake Jeruk apa Apel apa minimal roti gratisan seka Math’am
)
Mahasiswa KSU Indonesia sing ora isa mangan di Math'am said
Lucu bianget ki ceritane!!
) sapa ya sing cerita?? hayo ngaku! rung tahu mangan sandal pa ya?? wong ngelih kok ngga cerita?! mending ngawake jeruk apa apel, minimal roti gratisan seka Math’am….:))
Dr, Muhammad who (finish) said
geh udah gaji 3000, tinggal makan di rektorat aja, nano nano.
ga akan abis tu… gitu aja ko tampaknya susah banget. gimana nanti kalo anak ama istrinya dateng kesini, apa mo terus makan di mat am…